Selasa, 30 September 2014

Tugas Arsitektur Lingkungan


TUGAS 1

KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT GEDUNG PENCAKAR LANGIT

             Di zaman modern seperti sekarang ini, perkembangan sebuah kota dapat dilihat dari banyaknya bangunan-bangunan tinggi contohnya gedung pencakar langit. Berdirinya gedung-gedung pencakar langit di suatu kota juga dapat menjadi ukuran pertumbuhan sosial dan budaya serta simbol dan gengsi di kota tersebut. Tumbuhnya gedung-gedung pencakar langit merupakan suatu kebutuhan pengadaan ruang aktivitas mengingat lahan yang tersedia terbatas sehingga dibuatlah ruang-ruang vertikal.
             Di kota seperti Jakarta banyaknya gedung-gedung pencakar langit dalam rangka pembangunan kota dan kepentingan ekonomi berakibat pada kolapsnya lingkungan Jakarta selama ini. Semua lahan ko­song di Ja­karta selalu diper­tanyakan nilai keun­tungannya dan dialihkan jadi wilayah de­ngan gedung-gedung pencakar la­ngit. Beragam faktor dituding jadi penyebab terancamnya kota Jakarta contohnya penurunan tanah (land subsidence). Salah satunya, akibat pertumbuhan gedung-gedung pencakar langit yang tak ramah lingkungan.
                Pesatnya pembangunan gedung pencakar langit di Jakarta sudah meng­kha­watirkan. Sebab, sudah se­jak la­ma diketahui, struk­tur ta­nah di Jakarta hampir se­mua­nya terdiri dari tanah en­dapan yang dasar ponda­si­nya tidak terlalu kuat. Selain itu ber­tam­bahnya gedung pencakar langit berlawanan dengan penambahan ruang terbuka hijau.
               Banyak dampak yang ter­jadi dengan adanya gedung-gedung pencakar langit  itu. Selain ke­hilangan ruang terbuka hijau, juga terjadi pe­nyedotan air tanah berlebihan oleh ge­dung-gedung bertingkat. Sirkulasi udarapun terhambat karena polusi udara yang semakin meningkat terhalang oleh banyaknya gedung itu sendiri, Apalagi berkurangnya pepohonan akibat semakin sedikitnya ruang terbuka hijau di Jakarta ini.


Tanggapan dan Solusi
           Pembangunan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta lebih banyak menimbulkan efek negatif daripada efek positif bagi lingkungan karena cara pembangunan yang kurang tepat sedangkan lahan di Jakarta semakin sempit dan terbatas. Bertambahnya gedung pencakar langit dan berkurangnya ruang hijau terbuka semakin membuat lingkungan didaerah Jakarta tidak sehat, dengan demikian tingkat kesehatan di Jakarta terus menurun setiap tahun jika tidak dibenahi tata cara pembangunannya.
          Solusi dari pencemaran pembangunan gedung-gedung ini dapat dilakukan dengan cara mengurangi pembangunan di wilayah jakarta mungkin dibatasi setiap tahunnya dan juga melakukan pembangunan yang merata di tiap-tiap wilayah di Indonesia jadi tidak hanya terpusat di Jakarta contohnya di wilayah Kalimantan. Jika ingin membangun di wilayah Jakarta sebaiknya ditentukan jarak dari gedung satu dengan gedung lainnya dan diantara jarak tersebut dibuat ruang hijau terbuka.